Pertanyaan yang Sering Diajukan
1. Apa itu Maker dan Taker
Eksekusi sebagai Maker (Limit Order / Menjadi Pembuat Pasar)
Maker adalah metode transaksi ketika pengguna menetapkan harga target saat membuat pesanan. Pesanan tersebut tidak langsung dicocokkan dengan pesanan yang tersedia di order book saat ini, tetapi akan dicatat oleh sistem ke dalam daftar pesanan dan menunggu hingga ada pesanan lawan yang sesuai untuk menyelesaikan transaksi.
Eksekusi sebagai Taker (Market Order / Menjadi Pengambil Pasar)
Taker adalah metode transaksi ketika harga yang ditetapkan oleh pengguna dapat langsung mencocokkan pesanan yang sudah tersedia di order book. Setelah pesanan dikirim, sistem akan langsung melakukan pencocokan dan menyelesaikan transaksi.
2. Rumus Perhitungan Biaya Trading Kontrak
I. Biaya Trading Kontrak
Biaya trading kontrak adalah biaya yang dikenakan oleh platform berdasarkan nilai transaksi ketika pengguna melakukan pembukaan posisi atau penutupan posisi.
Biaya Kontrak = Nilai Transaksi × Tingkat Biaya
Dimana:
Nilai Transaksi = Jumlah Kontrak × Nilai Nominal Kontrak × Harga Eksekusi
Tingkat Biaya = Biaya Maker / Taker yang ditetapkan oleh platform
Contoh:
Misalnya Anda membeli 1 kontrak, nilai nominal kontrak adalah 1, harga kontrak adalah $100, dan tingkat biaya adalah 0,1%.
Nilai transaksi kontrak:
1 × 1 × $100 = $100
Biaya transaksi:
$100 × 0,1% = $0,10
II. Efek Leverage
Jika Anda menggunakan leverage dalam trading, perhitungan biaya transaksi didasarkan pada nilai transaksi sebenarnya, bukan jumlah dana yang Anda investasikan.
Sebagai contoh, menggunakan leverage 10 kali:
Dana yang sebenarnya Anda gunakan adalah $10, tetapi biaya transaksi dihitung berdasarkan nilai transaksi sebesar $100.
Oleh karena itu, biaya yang Anda bayarkan mungkin terlihat lebih tinggi karena dihitung berdasarkan total nilai transaksi setelah menggunakan leverage.
3. Apa Itu Funding Rate dan Bagaimana Cara Menghitungnya?
Funding Rate adalah mekanisme pertukaran biaya pendanaan antara pemegang posisi long dan short dalam perdagangan kontrak.
Perhitungan Funding Rate biasanya didasarkan pada perbedaan antara harga kontrak dan harga pasar spot.
- Funding Rate positif berarti posisi long membayar biaya kepada posisi short.
- Funding Rate negatif berarti posisi short membayar biaya kepada posisi long.
Funding Rate umumnya dihitung dan dibayarkan setiap 8 jam.
4. Mode Cross Margin dan Isolated Margin
Mode Cross Margin
Cross Margin adalah mode di mana seluruh dana dalam akun pengguna digunakan sebagai margin untuk mendukung semua posisi yang ada.
Jika salah satu posisi mengalami kerugian, dana tersedia dari posisi atau saldo lain dalam akun dapat digunakan untuk mencegah likuidasi paksa.
Mode ini cocok untuk pengelolaan risiko pada beberapa posisi, karena menggunakan total dana akun untuk menahan kerugian dari satu posisi tertentu.
Mode Isolated Margin
Isolated Margin adalah mode di mana setiap posisi memiliki margin yang dihitung secara terpisah.
Kerugian hanya terbatas pada margin yang dialokasikan untuk posisi tersebut.
Jika salah satu posisi terkena likuidasi paksa, posisi lain dalam akun tidak akan terpengaruh.
Mode ini membantu mengontrol risiko dari setiap posisi secara lebih baik.
5. Perbedaan Pembagian Posisi dan Penggabungan Posisi pada Isolated Margin dan Cross Margin
I. Perbedaan Pembagian Posisi dan Penggabungan Posisi pada Cross Margin
Cross Margin - Membagi Posisi
Dalam mode Cross Margin, pengguna dapat mengalokasikan total dana akun ke beberapa posisi, tetapi semua posisi tersebut tetap berbagi satu kumpulan margin yang sama.
Cross Margin - Menggabungkan Posisi
Semua posisi berbagi satu kumpulan margin yang sama. Kerugian dan keuntungan antar posisi dapat saling mengimbangi.
Mode ini cocok untuk pengelolaan risiko secara keseluruhan.
II. Perbedaan Pembagian Posisi dan Penggabungan Posisi pada Isolated Margin
Isolated Margin - Membagi Posisi
Setiap posisi memiliki margin yang terpisah.
Kerugian hanya terbatas pada margin posisi tersebut dan tidak memengaruhi posisi lainnya.
Isolated Margin - Menggabungkan Posisi
Setiap posisi tetap memiliki alokasi margin yang independen, tetapi dikelola dalam satu akun terpadu sehingga memudahkan pemantauan dan pengelolaan secara keseluruhan.
6. Market Order dan Limit Order
I. Market Order
Market Order adalah jenis pesanan di mana pengguna tidak menetapkan harga saat melakukan order. Sistem akan langsung mengeksekusi transaksi berdasarkan harga pasar terbaik yang tersedia saat itu.
✅ Kecepatan eksekusi cepat, transaksi hampir dapat diselesaikan secara langsung.
❌ Tidak dapat mengontrol harga eksekusi, sehingga mungkin terjadi slippage harga (yaitu harga eksekusi sedikit berbeda dari harga yang diharapkan).
Cocok untuk situasi yang membutuhkan penyelesaian transaksi dengan cepat, misalnya ingin segera membeli atau menjual aset tanpa terlalu memperhatikan perubahan harga kecil.
II. Limit Order
Limit Order adalah jenis pesanan di mana pengguna menetapkan harga beli atau jual tertentu saat melakukan order. Pesanan hanya akan dieksekusi ketika harga pasar mencapai atau lebih baik dari harga yang telah ditentukan.
✅ Dapat mengontrol harga beli atau jual secara lebih akurat.
❌ Tidak menjamin transaksi langsung terjadi, pengguna mungkin perlu menunggu hingga harga pasar memenuhi kondisi yang ditentukan.
Cocok untuk pengguna yang ingin melakukan transaksi pada harga tertentu, terutama ketika pasar mengalami volatilitas tinggi dan pengguna tidak ingin menerima risiko dari perubahan harga saat ini.
7. Market Take Profit & Stop Loss dan Limit Take Profit & Stop Loss
I. Market Take Profit & Stop Loss
Definisi:
Market Take Profit & Stop Loss berarti ketika harga pasar mencapai harga take profit atau stop loss yang telah ditentukan, sistem akan langsung menjalankan operasi take profit atau stop loss berdasarkan harga pasar saat itu.
Take Profit:
Ketika harga pasar mencapai harga take profit yang telah ditentukan, sistem akan secara otomatis menjual aset untuk mengunci keuntungan.
Stop Loss:
Ketika harga pasar mencapai harga stop loss yang telah ditentukan, sistem akan secara otomatis menjual aset untuk membatasi kerugian.
Karakteristik:
✅ Eksekusi langsung:
Setelah terpicu, sistem akan segera mengeksekusi transaksi berdasarkan harga pasar terbaik yang tersedia.
❌ Tidak dapat mengontrol harga eksekusi:
Karena adanya perubahan harga pasar, kemungkinan terjadi slippage (yaitu harga eksekusi berbeda dari harga yang diharapkan).
Contoh:
Misalnya Anda membeli Bitcoin dengan harga $1.000, kemudian menetapkan stop loss pada $950 dan take profit pada $1.100.
Stop Loss:
Jika harga pasar turun hingga $950, sistem akan menjual Bitcoin berdasarkan harga pasar terbaik untuk mencegah kerugian yang lebih besar.
Take Profit:
Jika harga pasar naik hingga $1.100, sistem akan menjual Bitcoin berdasarkan harga pasar terbaik untuk mengunci keuntungan.
II. Limit Take Profit & Stop Loss
Definisi:
Limit Take Profit & Stop Loss berarti ketika harga pasar menyentuh harga take profit atau stop loss yang telah ditentukan, sistem akan menjalankan transaksi berdasarkan harga limit yang telah ditetapkan.
Artinya, transaksi akan dieksekusi pada harga yang ditentukan atau harga yang lebih baik.
Take Profit:
Ketika harga pasar mencapai atau melebihi harga take profit, sistem akan menjual aset berdasarkan harga limit yang telah ditentukan untuk mengunci keuntungan.
Stop Loss:
Ketika harga pasar mencapai atau turun di bawah harga stop loss, sistem akan menjual aset berdasarkan harga limit yang telah ditentukan untuk membatasi kerugian.
Karakteristik:
✅ Dapat mengontrol harga eksekusi:
Anda dapat menentukan rentang harga untuk take profit dan stop loss.
❌ Kemungkinan tidak langsung dieksekusi:
Jika harga pasar tidak mencapai harga limit yang ditentukan, order dapat tetap berada dalam daftar pesanan hingga kondisi pasar terpenuhi.
Contoh:
Misalnya Anda membeli Bitcoin dengan harga $1.000, menetapkan stop loss pada $950, take profit pada $1.100, dan memilih metode limit take profit & stop loss.
Stop Loss:
Jika harga pasar turun hingga $950, sistem akan menjual Bitcoin sesuai harga limit Anda (misalnya $950 atau harga yang lebih tinggi). Jika harga pasar terus turun, transaksi mungkin tidak dapat segera dilakukan.
Take Profit:
Jika harga pasar naik hingga $1.100, sistem akan menjual Bitcoin sesuai harga limit Anda (misalnya $1.100 atau harga yang lebih rendah), sehingga memastikan Anda mengunci keuntungan pada harga $1.100.
Kesimpulan:
Market Take Profit & Stop Loss cocok untuk trader yang ingin eksekusi cepat dan tidak terlalu memperhatikan perubahan harga.
Limit Take Profit & Stop Loss cocok untuk trader yang ingin mengontrol harga transaksi dan bersedia menunggu hingga pasar mencapai kondisi yang ditentukan.
8. Trailing Take Profit & Stop Loss
Trailing Take Profit & Stop Loss adalah metode take profit atau stop loss yang dapat menyesuaikan secara otomatis mengikuti perubahan harga pasar yang menguntungkan.
Ketika harga bergerak ke arah keuntungan, level take profit atau stop loss akan mengikuti pergerakan harga. Ketika harga bergerak berlawanan arah, level take profit atau stop loss tidak akan kembali turun, sehingga membantu mengunci keuntungan dan mengendalikan risiko.
I. Trailing Stop Loss
Fungsi:
Ketika pasar bergerak naik (posisi long) atau turun (posisi short), sistem akan secara otomatis menaikkan atau menurunkan harga stop loss untuk mencegah keuntungan yang sudah diperoleh kembali hilang.
Contoh (Posisi Long):
Anda membeli BTC dengan harga $1.000.
Mengatur jarak trailing stop loss sebesar 5%.
Perubahan harga:
BTC naik ke $1.050 → Stop loss otomatis naik menjadi $997,5
BTC naik ke $1.100 → Stop loss terus naik menjadi $1.045
Jika BTC kemudian turun dan menembus $1.045 → Sistem otomatis menjual.
✅ Hasil:
Meskipun pasar mengalami koreksi, Anda tetap dapat mengunci keuntungan yang telah diperoleh.
II. Trailing Take Profit
Fungsi:
Ketika harga terus bergerak ke arah yang menguntungkan, sistem tidak menetapkan titik take profit tetap lebih awal, sehingga keuntungan dapat terus berkembang. Ketika tren berbalik, sistem akan otomatis melakukan take profit.
Contoh (Posisi Long):
Anda membeli BTC dengan harga $1.000.
Mengatur penurunan (retracement) sebesar 5% sebagai pemicu take profit.
Perubahan harga:
BTC naik hingga $1.200.
Jika kemudian harga turun 5% (menjadi sekitar $1.140),
sistem akan otomatis melakukan take profit dan menjual.
✅ Hasil:
Anda dapat menangkap pergerakan pasar yang lebih besar, bukan mengambil keuntungan terlalu cepat.
III. Karakteristik Trailing Take Profit & Stop Loss
Keunggulan:
✅ Mengunci keuntungan secara otomatis dan mengurangi pengaruh emosi dalam trading.
✅ Cocok untuk kondisi pasar yang sedang tren.
✅ Tidak perlu terus-menerus memantau pasar.
Perhatian:
⚠ Jika persentase retracement terlalu kecil, posisi dapat lebih mudah terkena stop sebelum tren berlanjut.
⚠ Jika persentase retracement terlalu besar, perlindungan terhadap keuntungan akan menjadi lebih lemah.
9. Penjelasan Margin Kontrak dan Maintenance Margin (Termasuk Cara Perhitungan)
I. Margin Kontrak (Initial Margin)
Margin Kontrak (Initial Margin) adalah jumlah dana minimum yang harus digunakan saat membuka posisi kontrak untuk membangun suatu posisi.
Jumlah modal + leverage yang digunakan akan menentukan besarnya posisi kontrak yang dapat dibuka.
Margin Kontrak = Harga Pembukaan × Jumlah Kontrak ÷ Leverage
Margin Posisi = Margin Pembukaan (tidak berubah mengikuti pergerakan harga)
II. Maintenance Margin
Maintenance Margin adalah jumlah minimum margin yang harus dipertahankan selama posisi kontrak masih terbuka.
Jika margin akun lebih rendah dari Maintenance Margin, sistem akan memicu likuidasi paksa (Liquidation).
Maintenance Margin = Nilai Posisi × Tingkat Maintenance Margin
⚠ Tingkat Maintenance Margin berbeda untuk setiap aset dan tingkat leverage.
Untuk informasi lebih detail mengenai tingkat Maintenance Margin kontrak perpetual ASTX, silakan lihat tautan berikut:
https://support.astx.io/hc/zh-cn/categories/14529551389583
III. Peringatan Risiko
- Trading kontrak memiliki risiko tinggi, harap gunakan leverage secara bijak.
- Leverage tinggi dapat memperbesar keuntungan, tetapi juga dapat memperbesar kerugian.
- Disarankan untuk menggunakan fitur take profit dan stop loss serta mengelola posisi dengan baik.
10. Penyebab Likuidasi Posisi dan Contohnya
I. Apa Itu Likuidasi?
Likuidasi (Liquidation) adalah kondisi ketika selama proses trading, akibat pergerakan pasar menyebabkan margin akun tidak mencukupi untuk mempertahankan posisi yang sedang terbuka.
Untuk melindungi platform trading dan kepentingan pengguna lainnya, sistem akan secara otomatis melakukan penutupan posisi secara paksa (likuidasi), menyelesaikan seluruh kerugian, dan mencegah akun mengalami saldo negatif.
II. Penyebab Likuidasi
Leverage Terlalu Tinggi
Leverage tinggi dapat memperbesar keuntungan investasi, tetapi juga memperbesar kerugian.
Jika Anda menggunakan leverage yang terlalu tinggi, ketika pergerakan pasar berlawanan dengan arah prediksi, kerugian dapat meningkat dengan cepat hingga menyebabkan margin akun tidak mencukupi dan memicu likuidasi.
Pergerakan Pasar yang Ekstrem
Perubahan harga pasar yang sangat besar, terutama akibat berita, kebijakan penting, atau faktor tidak terduga lainnya, dapat menyebabkan harga bergerak berlawanan dengan cepat dan membuat kerugian posisi melebihi jumlah margin.
Margin Tidak Mencukupi
Jika dana akun tidak cukup untuk memenuhi persyaratan margin posisi, bahkan ketika volatilitas pasar tidak terlalu besar, posisi tetap dapat mengalami penutupan paksa karena tidak mampu mempertahankan margin.
Tidak Mengatur Stop Loss
Tidak memasang order stop loss dapat menyebabkan kerugian terus membesar.
Jika arah pasar tidak sesuai dengan prediksi dan tidak ada perlindungan stop loss, kerugian akan terus meningkat hingga akhirnya memicu likuidasi.
Ukuran Posisi Terlalu Besar
Membuka terlalu banyak posisi atau menggunakan dana terlalu besar dalam satu posisi dapat menyebabkan akun tidak mampu menahan kerugian meskipun terjadi pergerakan pasar kecil, sehingga posisi akhirnya ditutup paksa.
III. Contoh Likuidasi
Contoh 1: Likuidasi Karena Leverage Tinggi
Misalnya Anda membeli 1 BTC dengan leverage 100 kali, dan harga BTC saat ini adalah $10.000.
Nilai posisi:
1 BTC × $10.000 = $10.000
Dengan leverage 100 kali, Anda hanya perlu menyediakan margin sebesar:
$10.000 ÷ 100 = $100
Jika harga BTC turun menjadi $9.900:
Kerugian Anda:
$100
Ketika tingkat kerugian mencapai 100%, platform akan melakukan penutupan posisi secara paksa untuk memastikan akun tidak mengalami saldo negatif.
Contoh 2: Tidak Mengatur Stop Loss
Anda membeli ETH senilai $10.000 dan tidak memasang stop loss.
Harga ETH turun 5%, tetapi Anda tidak segera melakukan tindakan. Kerugian kemudian meningkat menjadi 10%.
Ketika margin akun tidak lagi dapat mempertahankan posisi, sistem akan otomatis menutup posisi.
Karena tidak menggunakan stop loss, kerugian tidak dapat dikendalikan dan akhirnya menyebabkan likuidasi.
IV. Cara Menghindari Likuidasi
Gunakan Leverage Secara Bijak
Pilih leverage sesuai dengan kemampuan risiko pribadi dan hindari penggunaan leverage yang terlalu tinggi.
Pasang Stop Loss
Atur stop loss yang sesuai untuk menghentikan kerugian tepat waktu dan mencegah kerugian semakin besar.
Pantau Saldo Akun
Pastikan memiliki margin yang cukup dan tambahkan margin tepat waktu untuk mencegah likuidasi akibat perubahan pasar.
Diversifikasi Risiko
Jangan menginvestasikan seluruh dana pada satu posisi. Atur distribusi dana secara wajar untuk menghindari ukuran posisi yang terlalu besar.
Tingkatkan Kesadaran Risiko
Selalu perhatikan kondisi pasar dan hindari kerugian besar akibat perubahan pasar atau kelalaian pribadi.
11. Proses Reset Password Login Akun yang Lupa
Langkah 1:
Buka aplikasi ASTX APP, klik tombol “Login”, kemudian klik “Lupa Password”.
Langkah 2:
Masukkan email atau nomor telepon yang terdaftar, lalu klik “Berikutnya” untuk mengajukan permintaan.
Langkah 3:
Geser slider untuk menyelesaikan verifikasi keamanan (verifikasi puzzle).
Langkah 4:
Masukkan password baru, kemudian klik “Kirim Kode Verifikasi”.
Periksa kode verifikasi yang dikirim ke email atau nomor telepon Anda, masukkan kode tersebut, lalu klik “Konfirmasi” untuk menyelesaikan proses.
Panduan Pemula
1. Apa Itu Kontrak Perpetual?
Kontrak Perpetual (Perpetual Contract) adalah salah satu jenis produk kontrak yang banyak digunakan dalam pasar aset digital dan derivatif.
Berbeda dengan kontrak futures tradisional, kontrak perpetual tidak memiliki tanggal kedaluwarsa atau tanggal penyelesaian, sehingga pengguna dapat terus mempertahankan posisi hingga menutup posisi secara manual atau posisi ditutup paksa oleh sistem.
Karakteristik utama kontrak perpetual meliputi:
1. Tidak Memiliki Masa Kedaluwarsa
Kontrak perpetual tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Trader tidak perlu khawatir mengenai masa berlaku kontrak atau proses pergantian kontrak (rollover), sehingga dapat mempertahankan posisi dalam jangka panjang.
2. Harga Mengikuti Harga Spot
Harga kontrak perpetual umumnya tetap mendekati harga aset dasar (seperti BTC, ETH, dan aset lainnya).
Ketika harga kontrak mengalami penyimpangan dari harga spot, mekanisme Funding Rate akan membantu mengarahkan harga kontrak agar kembali mendekati harga pasar spot.
3. Mendukung Trading dengan Leverage
Kontrak perpetual mendukung penggunaan leverage tinggi, memungkinkan pengguna mengendalikan posisi yang lebih besar dengan modal yang lebih kecil, sehingga dapat memperbesar potensi keuntungan maupun risiko.
4. Manajemen Risiko yang Fleksibel
Pengguna dapat mengatur strategi seperti Take Profit dan Stop Loss untuk mengendalikan risiko.
Karena kontrak perpetual memiliki karakteristik leverage, pengelolaan dana sangat penting untuk menghindari likuidasi paksa akibat volatilitas pasar yang tinggi.
2. Penjelasan Mode Posisi
Mode Cross Margin
Dalam mode Cross Margin, seluruh posisi dalam akun berbagi satu kumpulan margin yang sama.
Jika salah satu posisi mengalami kerugian yang semakin besar, posisi tersebut dapat menggunakan margin tersedia dari posisi lain dalam akun. Dalam kondisi yang serius, seluruh posisi dapat menghadapi risiko likuidasi secara bersamaan.
Karakteristik:
• Risiko dibagi bersama
• Keuntungan dan kerugian antar posisi saling memengaruhi
• Kerugian pada satu posisi dapat berdampak pada keseluruhan akun
Mode Isolated Margin
Dalam mode Isolated Margin, margin setiap posisi dihitung secara terpisah.
Meskipun salah satu posisi mengalami kerugian hingga mencapai batas likuidasi, dampaknya hanya berlaku pada posisi tersebut dan tidak memengaruhi posisi lain dalam akun.
Karakteristik:
• Setiap posisi menanggung risiko secara mandiri
• Tidak memengaruhi dana seluruh akun
• Cocok untuk pengendalian risiko yang lebih ketat
3. Metode Pembukaan Posisi
1. Membuka Posisi Berdasarkan Nilai Posisi
Menggunakan total nilai posisi sebagai dasar perhitungan, kemudian menghitung margin yang diperlukan berdasarkan leverage yang dipilih.
Contoh:
• Nilai posisi: 20.000 USDT
• Leverage: 200 kali
⇒ Margin yang diperlukan = 20.000 ÷ 200 = 100 USDT
Harga naik → Keuntungan meningkat berlipat ganda
Harga turun → Kerugian juga meningkat berlipat ganda
2. Membuka Posisi Berbasis U (USDT-Margined)
Menggunakan USDT (atau stablecoin lainnya) sebagai margin dan satuan penyelesaian.
Contoh:
• Menggunakan 1.000 USDT sebagai margin
• Menggunakan leverage 10 kali untuk membuka kontrak perpetual BTC
Keuntungan dan kerugian dihitung dalam USDT, dan margin juga dibayarkan menggunakan USDT.
Metode ini cocok untuk pengguna yang lebih memilih pengelolaan aset berbasis stablecoin.
4. Penjelasan Metode Order
1. Market Order
Melakukan transaksi berdasarkan harga pasar saat ini, dengan prioritas pada kecepatan eksekusi.
Keunggulan:
• Eksekusi cepat
• Kemungkinan transaksi berhasil lebih tinggi
• Tidak perlu menetapkan harga
Kekurangan:
• Harga eksekusi aktual mengikuti kondisi pasar dan tidak dapat dikontrol
2. Limit Order
Pengguna menentukan harga transaksi sendiri. Order hanya akan dieksekusi ketika harga pasar mencapai harga yang telah ditentukan.
Keunggulan:
• Harga lebih mudah dikontrol, dapat membeli atau menjual pada harga target
• Lebih cocok untuk strategi trading yang membutuhkan ketepatan harga
Kekurangan:
• Jika harga yang ditentukan tidak tercapai, order mungkin tidak akan berhasil dieksekusi
3. Trigger Order (Plan Order)
Order yang secara otomatis dibuat setelah harga mencapai harga pemicu (Trigger Price).
Penjelasan:
• Pengguna perlu mengatur: harga pemicu + harga order
• Tidak menggunakan margin sebelum order terpicu
• Jika margin tidak mencukupi saat order terpicu, order akan otomatis dibatalkan
Trigger Order cocok digunakan untuk strategi trading otomatis seperti strategi breakout dan strategi pembalikan tren (reversal).
Panduan Registrasi Pengguna ASTX
1. Buka aplikasi ASTX APP, lalu klik “Login/Daftar” di halaman beranda.
2. Pilih metode pendaftaran: Pendaftaran melalui Email atau Nomor Ponsel。
• Jika menggunakan nomor ponsel untuk mendaftar, silakan pilih negara/wilayah Anda。
• Masukkan email atau nomor ponsel, setujui Ketentuan Layanan platform, lalu klik “Berikutnya”。
• Kode undangan bersifat opsional dan tidak wajib diisi。
3. Geser slider untuk menyelesaikan verifikasi keamanan (verifikasi puzzle)。
4. Atur kata sandi akun:
• Panjang kata sandi harus 8-20 karakter。
• Harus mengandung angka, huruf, dan simbol。
5. Dapatkan kode verifikasi dan masukkan kode yang diterima, lalu klik “Berikutnya” untuk menyelesaikan pendaftaran。
Panduan Mengundang Teman
1. Masuk ke aplikasi resmi ASTX APP。
2. Klik “Undang Teman” di halaman beranda。
3. Masuk ke halaman “Undangan Saya”。
4. Pengguna dapat mengundang pengguna baru untuk mendaftar melalui cara berikut:
• Bagikan kode undangan
• Bagikan tautan undangan
• Pindai kode QR undangan
Mengaktifkan Google Authenticator (2FA) untuk Melindungi Keamanan Akun
Untuk meningkatkan keamanan akun, disarankan untuk mengaktifkan verifikasi dua faktor Google Authenticator (2FA)。
Setelah diaktifkan, saat login, melakukan penarikan dana, atau melakukan operasi keamanan penting lainnya, sistem akan meminta pengguna memasukkan kode dinamis 6 digit untuk melindungi keamanan akun dan aset。
① Unduh dan Instal Aplikasi Authenticator
Jika belum terpasang, silakan unduh terlebih dahulu:
Android:
Buka Google Play → cari Google Authenticator → instal
iPhone:
Buka App Store → cari Google Authenticator → instal
Setelah instalasi selesai, buka aplikasi tersebut。
② Tambahkan dan Hubungkan Akun
Masuk ke ASTX → 【Pusat Keamanan】→ klik 【Lanjutkan】→ dapatkan Secret Key (kunci rahasia)
Buka Google Authenticator → klik tombol “+” di pojok kanan bawah → pilih 【Masukkan kunci penyiapan】
Pada kolom input:
• Tempelkan Secret Key (kunci rahasia)
• Nama akun dapat diisi:ASTX
Setelah selesai, klik 【Tambah】 untuk menyelesaikan pengikatan。
③ Selesaikan Verifikasi Keamanan
Kembali ke ASTX → masukkan informasi berikut untuk menyelesaikan verifikasi:
Kode verifikasi ponsel / email
Kode dinamis 6 digit Google Authenticator
Klik 【Konfirmasi Pengikatan】 untuk menyelesaikan pengaturan。
⚠️ Tips Keamanan
• Kode verifikasi diperbarui setiap 30 detik, harap masukkan tepat waktu。
• Jika gagal, harap periksa apakah waktu pada ponsel telah disinkronkan secara otomatis。
• Sebelum mengganti ponsel, harap lepaskan atau pindahkan Authenticator terlebih dahulu。
• Jangan pernah membagikan kode verifikasi atau kunci rahasia kepada siapa pun。
Panduan Trading Copy Trading Kontrak Perpetual
1. Memulai Copy Trading
Langkah-langkah:
Buka platform ASTX, klik “Copy Trading” pada bilah navigasi untuk masuk ke halaman Copy Trading Kontrak Perpetual。
Telusuri daftar trader yang dapat diikuti, pilih trader yang diinginkan, lalu klik tombol “Copy Trading” untuk masuk ke halaman pengaturan copy trading。
Anda juga dapat mengklik kartu profil trader untuk melihat riwayat transaksi dan informasi detailnya。
Atur parameter copy trading, termasuk:
- Metode Copy Trading
- Jenis kontrak
- Leverage
- Rasio Take Profit dan Stop Loss
- Parameter risiko maksimal copy trading (opsional)
Setelah memastikan pengaturan sudah benar, klik “Konfirmasi Copy Trading” untuk mulai melakukan copy trading。
Catatan:
Kinerja historis trader tidak menjamin keuntungan di masa depan。
Trading kontrak perpetual memiliki risiko leverage, harap evaluasi risiko investasi dengan cermat。
2. Mengubah Pengaturan Copy Trading
Masuk ke halaman:
“Copy Trading Saya → Trader Saya”
untuk membuka halaman utama copy trading。
Lihat daftar trader yang sedang diikuti。
Klik “Edit Parameter Copy Trading” untuk mengubah parameter seperti:
- Take Profit dan Stop Loss
- Leverage
- Rasio Copy Trading
- Parameter lainnya
3. Melihat Copy Trading
Posisi Copy Trading Saat Ini:
Dapat dilihat secara real-time melalui:
“Halaman Utama Copy Trading → Copy Trading Saat Ini”
Copy Trading yang Telah Ditutup:
Dapat melihat riwayat transaksi melalui:
“Halaman Utama Copy Trading → Copy Trading Saya → Riwayat Copy Trading”
4. Mengatur Take Profit dan Stop Loss
Pada halaman:
“Halaman Utama Copy Trading → Copy Trading Saat Ini”
pilih order yang ingin diatur Take Profit dan Stop Loss。
Klik harga “Take Profit / Stop Loss” dan lakukan pengaturan。
Ketika harga pasar mencapai titik pemicu Take Profit atau Stop Loss, posisi akan otomatis ditutup menggunakan harga pasar。
5. Menutup Posisi Secara Manual
Masuk ke:
“Halaman Utama Copy Trading → Copy Trading Saat Ini”
Klik tombol “Tutup Posisi” untuk melakukan penutupan posisi secara manual。
Posisi terkait akan ditutup menggunakan harga pasar。
6. Membatalkan Copy Trading
Jika ingin berhenti mengikuti trader tertentu, masuk ke:
“Halaman Utama Copy Trading → Trader Saya”
Pilih trader yang dituju, lalu klik “Batalkan Mengikuti”。
Catatan:
Setelah membatalkan copy trading, posisi yang telah disalin tidak akan langsung ditutup dan akan tetap mengikuti tindakan trader。
Anda juga dapat memilih untuk menutup posisi secara manual。
Penjelasan Mengenai Struktur Biaya ASTX
1. Penjelasan Biaya Penarikan USDT pada Jaringan Berbeda di ASTX
Pengguna yang terhormat:
Untuk mengoptimalkan pengalaman pengelolaan aset Anda, ASTX mendukung deposit dan penarikan USDT melalui tiga jaringan:
- BEP20
- TRC20
- ERC20
Berikut adalah aturan biaya penarikan dan jumlah minimum penarikan:
Biaya Penarikan Jaringan dan Jumlah Minimum Penarikan
| Jenis Jaringan | Biaya Per Transaksi | Jumlah Minimum Penarikan |
|---|---|---|
| TRC20 | 1.5 USDT | 10 USDT |
| ERC20 | 3.5 USDT | 10 USDT |
| BEP20 | 0 USDT | 10 USDT |
Catatan Penting:
- Saat melakukan penarikan, harap perhatikan pilihan jaringan dan biaya yang sesuai, serta rencanakan transaksi penarikan dengan baik。
- Disarankan untuk memilih jaringan yang paling sesuai dengan kebutuhan pribadi untuk menghemat biaya transaksi。
- Jika Anda memiliki pertanyaan atau membutuhkan bantuan, silakan hubungi tim layanan pelanggan ASTX kapan saja. Kami akan memberikan dukungan profesional。
Terima kasih atas kepercayaan dan dukungan Anda kepada ASTX!
2. Penjelasan Verifikasi KYC dan Batas Penarikan Harian
Pengguna yang terhormat:
Untuk meningkatkan keamanan platform, melindungi aset pengguna, serta memenuhi persyaratan kepatuhan, ASTX memberikan penjelasan mengenai verifikasi KYC dan batas penarikan harian sebagai berikut:
1. Pengguna yang Belum Menyelesaikan Verifikasi Identitas KYC
• Pengguna yang belum menyelesaikan verifikasi identitas memiliki batas penarikan maksimum harian sebesar 200.000 USDT dan tidak dapat mengajukan peningkatan batas yang lebih tinggi。
2. Pengguna yang Telah Menyelesaikan Verifikasi Identitas KYC
• Pengguna yang telah menyelesaikan verifikasi identitas dan verifikasi liveness memiliki batas penarikan maksimum harian sebesar 1.000.000 USDT。
Catatan:
-
Keamanan:
Verifikasi identitas merupakan langkah penting untuk melindungi keamanan akun. Menyelesaikan verifikasi KYC dapat memberikan perlindungan keamanan yang lebih tinggi bagi akun Anda。 -
Kepatuhan:
ASTX berkomitmen untuk mematuhi peraturan dan persyaratan kepatuhan global yang berlaku. Manajemen identitas pengguna bertujuan menciptakan lingkungan perdagangan yang aman dan transparan。 -
Saran Pengoperasian:
Pengguna yang belum menyelesaikan verifikasi identitas disarankan untuk segera menyelesaikan proses verifikasi agar dapat menikmati batas penarikan harian yang lebih tinggi serta perlindungan akun yang lebih aman。
ASTX akan terus berkomitmen menyediakan layanan perdagangan aset digital yang aman, patuh, dan terpercaya bagi seluruh pengguna。
3. Penjelasan Mengenai Biaya Trading Spot ASTX
Pengguna yang terhormat:
Untuk memperjelas standar biaya trading spot ASTX, dengan ini kami mengumumkan ketentuan sebagai berikut:
Mulai 5 Desember 2025 pukul 00:00 (UTC+8), seluruh pasangan trading spot di platform ASTX akan menerapkan standar biaya transaksi sebesar 0,1% secara seragam。
Saat pengguna melakukan transaksi spot di platform ASTX, sistem akan mengenakan biaya trading sebesar 0,1% dari nilai transaksi yang berhasil dieksekusi。
Standar biaya ini berlaku untuk seluruh pasangan trading spot di platform。
Apabila di kemudian hari terdapat perubahan biaya akibat perubahan kondisi pasar, penyesuaian strategi operasional, atau kebutuhan manajemen risiko, ASTX akan memberikan pemberitahuan resmi melalui pengumuman platform。
Kami mengimbau seluruh pengguna untuk selalu memperhatikan informasi pengumuman terbaru dari platform。
ASTX selalu berkomitmen untuk menyediakan lingkungan perdagangan aset digital yang aman, stabil, dan transparan bagi pengguna, serta terus meningkatkan produk dan pengalaman layanan。
Jika Anda memiliki pertanyaan selama menggunakan layanan kami, silakan hubungi layanan pelanggan resmi ASTX kapan saja。
Terima kasih atas dukungan dan kepercayaan Anda!
Tim ASTX
5 Desember 2025
Ketentuan Pengendalian Risiko ASTX
Pengumuman Standar Pengendalian Risiko terhadap Perilaku Trading Tidak Normal ASTX
Untuk menjaga keadilan, stabilitas, dan keamanan transaksi di platform, ASTX telah menetapkan standar penentuan dan aturan penanganan berikut terhadap perilaku trading tidak normal yang berpotensi mengganggu ketertiban pasar atau merugikan kepentingan platform maupun pengguna.
Seluruh pengguna yang menggunakan layanan trading platform wajib mematuhi isi pengumuman ini dengan ketat.
I. Perilaku Trading Tidak Normal yang Ditentukan oleh Platform
Situasi berikut akan dianggap sebagai perilaku trading tidak normal atau pelanggaran transaksi:
1. Aktivitas trading yang terlalu sering
Jumlah pembukaan posisi oleh satu pengguna dalam satu hari perdagangan mencapai atau melebihi 50 kali, dan secara signifikan melebihi kebutuhan trading normal, maka akan dianggap sebagai aktivitas yang dicurigai tidak normal.
2. Perilaku self-trading (transaksi dengan diri sendiri)
Pengguna melakukan transaksi beli dan jual secara berlawanan melalui akun sendiri atau akun terkait untuk menciptakan transaksi antara pihak yang memiliki hubungan.
3. Kepemilikan gabungan akun terkait melebihi batas posisi
Akun yang berdasarkan penilaian sistem pengendalian risiko platform memiliki hubungan terkait, apabila total posisi gabungannya melebihi batas posisi yang ditentukan platform, akan dianggap sebagai pelanggaran.
4. Menggunakan akun terkait untuk memanipulasi harga
Akun yang memiliki hubungan terkait melakukan tindakan seperti transaksi bolak-balik (wash trading), transaksi silang (matched trading), atau cara lainnya untuk memengaruhi harga pasar secara tidak wajar.
5. Perilaku tidak berwenang atau penggunaan akun orang lain
Menggunakan akun atau kata sandi orang lain tanpa izin untuk melakukan transaksi, atau melakukan pemindahan dana melalui akun terkait.
6. Wash trading dan pembuatan volume transaksi palsu
Menggunakan banyak akun untuk melakukan order dan transaksi secara berulang guna menciptakan aktivitas palsu atau meningkatkan volume transaksi demi mendapatkan keuntungan maupun insentif.
7. Quantitative trading ilegal dan transaksi arbitrase penipuan
Menggunakan strategi atau algoritma yang tidak sesuai untuk menghindari aturan platform, atau melakukan arbitrase ilegal antar platform.
8. Pola pembukaan posisi abnormal seperti posisi AB atau posisi saling lindung nilai
Akun yang berbeda secara sengaja membuat posisi berlawanan untuk menciptakan data abnormal atau menghindari pemeriksaan risiko.
9. Perilaku high-frequency trading (HFT) yang melanggar aturan
Menggunakan sistem otomatis atau program untuk melakukan pencocokan transaksi dalam jumlah besar dalam waktu yang sangat singkat sehingga mengganggu ketertiban pasar.
10. Transaksi dengan pola kesamaan yang tidak normal
Akun terkait menunjukkan pola transaksi yang sangat mirip dalam arah transaksi, waktu transaksi, dan harga, sehingga terlihat sebagai pola sinkronisasi yang tidak wajar.
11. Trading melalui perwakilan tanpa izin
Mengoperasikan akun orang lain tanpa izin, atau menggunakan akun orang lain untuk melakukan transaksi.
12. Transaksi jangka sangat pendek yang tidak normal (≤3 menit)
Membuka posisi dalam jumlah besar kemudian menutup posisi dengan cepat dalam waktu 3 menit atau kurang, sehingga dapat memengaruhi stabilitas sistem trading.
13. Manipulasi pasar atau tindakan berbahaya
Mengendalikan harga atau menyesatkan pasar melalui informasi palsu, order palsu, atau metode lainnya.
14. Memanfaatkan celah teknis untuk merugikan platform atau pengguna
Memanfaatkan kerentanan sistem, kekurangan aturan, atau celah teknis untuk mendapatkan keuntungan atau mengganggu operasi normal platform.
15. Perilaku lain yang dianggap platform merusak keadilan pasar
Segala aktivitas yang memberikan dampak negatif terhadap ekosistem trading maupun ketertiban platform.
16. Arbitrase menggunakan banyak perangkat, akun massal, atau manipulasi biaya transaksi
Menggunakan banyak perangkat atau akun untuk melakukan transaksi lindung nilai yang tidak wajar, mendapatkan bonus, memperoleh keuntungan biaya transaksi, atau menciptakan aktivitas palsu.
II. Tindakan Penanganan terhadap Trading Tidak Normal
Terhadap tindakan pelanggaran yang disebutkan di atas, ASTX akan mengambil langkah-langkah berikut berdasarkan tingkat keparahan pelanggaran:
1. Pembekuan akun dan penanganan keuntungan hasil pelanggaran
Untuk akun yang melakukan pelanggaran, platform dapat menangguhkan aktivitas trading, membekukan aset, serta menghapus keuntungan yang diperoleh melalui tindakan pelanggaran.
2. Pembatalan dan pemulihan transaksi tidak normal
Untuk transaksi jangka sangat pendek atau transaksi tidak normal yang telah ditentukan oleh platform, ASTX akan membatalkan order dan mengembalikan kondisi transaksi ke keadaan sebelum transaksi dilakukan.
3. Penutupan posisi secara paksa
Untuk posisi terkait yang berada dalam kondisi pelanggaran, platform akan melakukan likuidasi paksa berdasarkan harga pasar saat ini guna mencegah perluasan risiko.
III. Standar Penentuan Transaksi Wash Trading, Manipulasi Order, Posisi AB, dan Trading Frekuensi Tinggi yang Melanggar
1. Jenis transaksi berlawanan (Matched Trading)
• Pemindahan dana melalui akun yang dicuri
Memindahkan dana antar akun dengan menggunakan akun atau informasi login yang diperoleh melalui tindakan pencurian.
• Transaksi silang antar akun terkait
Akun yang memiliki hubungan terkait melakukan transaksi satu sama lain berdasarkan harga dan jumlah yang telah disepakati sebelumnya.
• Operasi bersama antara pemberi kuasa dan penerima kuasa
Melakukan perpindahan dana antar akun dengan alasan pengelolaan atau penitipan akun.
• Dasar penentuan hubungan terkait
Meliputi waktu pendaftaran akun, sidik jari perangkat, alamat IP, alamat deposit, dan informasi terkait lainnya.
2. Karakteristik pelanggaran wash trading, posisi AB, dan trading frekuensi tinggi
• Beberapa akun terkait melakukan transaksi berulang dalam waktu yang berdekatan dengan harga yang serupa.
• Membuat catatan transaksi palsu melalui posisi long dan short yang saling berlawanan.
• Melakukan pembukaan dan penutupan posisi dalam jumlah besar dalam waktu yang sangat singkat.
IV. Metode Sanksi terhadap Trading yang Melanggar
Berdasarkan tingkat pelanggaran, tindakan dibagi menjadi:
1. Pelanggaran ringan
Peringatan, pemberitahuan, penyitaan keuntungan tidak normal, atau pembatasan sementara terhadap hak trading.
2. Pelanggaran serius
Melakukan likuidasi paksa, pembekuan akun, pembatalan transaksi, pengumuman resmi platform, dan tindakan lainnya.
3. Dugaan pelanggaran hukum atau peraturan
Diserahkan kepada lembaga pengawas atau pihak berwenang untuk diproses, serta bekerja sama dalam penyelidikan.
V. Pernyataan Khusus Platform
ASTX dengan tegas melarang tindakan berikut:
1. Segala bentuk manipulasi harga dan tindakan pasar yang merugikan.
2. Menggunakan celah sistem atau cara yang tidak wajar untuk mendapatkan keuntungan atau membahayakan keamanan platform.
3. Melakukan aktivitas trading yang memberikan dampak negatif terhadap platform maupun lingkungan pasar.
4. Melakukan wash trading, arbitrase, atau lindung nilai (hedging) ilegal menggunakan banyak perangkat atau banyak akun.
Apabila ditemukan tindakan tersebut, ASTX berhak segera mengambil tindakan seperti membekukan akun, melakukan likuidasi paksa, membatasi penarikan dana, serta menyerahkan kasus kepada pihak berwenang untuk proses hukum.