Trailing take profit dan trailing stop loss adalah jenis order yang secara otomatis disesuaikan ketika harga pasar bergerak ke arah yang menguntungkan.
Ketika harga bergerak ke arah keuntungan, level take profit atau stop loss akan mengikuti pergerakan harga tersebut; saat harga bergerak berlawanan, level tidak akan mundur, sehingga membantu untuk mengamankan keuntungan dan mengontrol risiko.
1. Trailing Stop Loss
Fungsi:
Ketika pasar bergerak naik (posisi long) atau turun (posisi short), level stop loss otomatis naik (atau turun) untuk mencegah keuntungan yang sudah diperoleh hilang.
Contoh (posisi long):
Anda membeli BTC di $1.000
Mengatur trailing stop loss 5%
Proses pergerakan harga:
BTC naik ke $1.050 → stop loss otomatis naik ke $997,5
BTC naik ke $1.100 → stop loss naik ke $1.045
Jika BTC kemudian turun dan turun di bawah $1.045 → sistem secara otomatis menjual
✅ Hasil: Meskipun pasar mengalami koreksi, Anda masih dapat mengamankan keuntungan yang telah didapat.
2. Trailing Take Profit
Fungsi:
Ketika harga terus bergerak ke arah yang menguntungkan, titik take profit tidak ditetapkan sebelumnya, memungkinkan keuntungan untuk "terus berjalan" dan hanya dieksekusi saat tren berbalik.
Contoh (posisi long):
Anda membeli BTC di $1.000
Mengatur retracement 5% untuk memicu take profit
Proses pergerakan harga:
BTC naik ke $1.200
Kemudian terjadi penurunan 5% (sekitar $1.140)
Sistem secara otomatis mengeksekusi take profit dan menjual
✅ Hasil: Anda menangkap bagian yang lebih besar dari pergerakan pasar, daripada keluar terlalu cepat.
3. Fitur Trailing Take Profit dan Trailing Stop Loss
Keuntungan:
✅ Mengamankan keuntungan secara otomatis, mengurangi keputusan emosional
✅ Cocok untuk pasar yang tren
✅ Tidak perlu terus-menerus memantau pasar
Hal yang perlu diperhatikan:
⚠ Jika persentase retracement terlalu kecil, Anda bisa keluar terlalu cepat
⚠ Jika persentase retracement terlalu besar, perlindungan keuntungan bisa menjadi kurang efektif