Untuk membantu pengguna memahami dan menggunakan berbagai fungsi order dalam trading kontrak ASTX dengan lebih baik, berikut panduan lengkapnya.
1. Konsep Dasar
1. Harga Transaksi Terbaru
• Harga transaksi terakhir yang terjadi di pasar.
2. Harga Indeks
• Harga yang dihitung secara rata-rata tertimbang dari harga spot beberapa bursa, digunakan sebagai referensi untuk mengurangi pengaruh volatilitas dari satu bursa saja.
3. Buy Tinggi / Sell Rendah – Eksekusi Instan
• Jika harga beli lebih tinggi dari harga jual terbaik, atau harga jual lebih rendah dari harga beli terbaik, sistem akan mengeksekusi order dengan harga pasar terbaik secara instan. Harga aktual bisa berbeda tergantung jumlah yang tersedia di order book.
4. Sell Tinggi / Buy Rendah – Tunggu Eksekusi
• Jika harga order lebih tinggi dari harga beli terbaik atau lebih rendah dari harga jual terbaik, order akan menunggu di order book mengikuti prioritas harga dan waktu.
5. Prioritas Harga dan Waktu
• Jika harga sama, order yang dikirim lebih dulu akan diprioritaskan.
6. Taker (Pengambil)
• Order yang langsung dieksekusi terhadap order yang sudah ada di pasar, mengkonsumsi likuiditas.
7. Maker (Pemberi)
• Order yang ditempatkan di order book untuk menunggu eksekusi, menambah likuiditas pasar.
2. Jenis Order
1. Limit Order
• Pengguna menetapkan harga beli atau jual tertentu. Order dieksekusi saat harga pasar mencapai harga tersebut.
Contoh:
• Beli limit: Harga terakhir 13.000, harga beli 12.900 → Otomatis tereksekusi saat harga turun ke 12.900 atau lebih rendah
• Jual limit: Harga terakhir 13.000, harga jual 13.100 → Otomatis tereksekusi saat harga naik ke 13.100 atau lebih tinggi
Catatan:
• Prinsip “beli rendah, jual tinggi”. Membeli lebih tinggi atau menjual lebih rendah dieksekusi langsung dengan harga pasar.
• Limit order dapat tereksekusi sebagian atau tidak sama sekali tergantung likuiditas pasar.
2. Opponent Price Order (Order Harga Lawan)
• Order dieksekusi dengan harga beli atau jual terbaik di pasar.
Contoh:
• Beli dengan harga penjual: Penawaran jual terbaik 5.050 → Tereksekusi pada 5.050, sisa volume akan dieksekusi dengan penawaran jual berikutnya
• Jual dengan harga pembeli: Penawaran beli terbaik 5.250 → Tereksekusi pada 5.250, sisa volume dieksekusi dengan penawaran beli berikutnya
3. Market Order (Order Pasar)
• Order dieksekusi segera dengan harga terbaik yang tersedia. Cocok untuk trading cepat.
Contoh:
• Buka posisi pasar: BTC harga terakhir 13.000, beli 200 kontrak → Harga rata-rata eksekusi ≈ 13.000
• Tutup posisi penuh pasar: Memegang 200 kontrak BTC, harga terakhir 10.000 → Harga rata-rata eksekusi ≈ 10.000
4. Plan Order (Order Terencana / Kondisional)
• Hanya dieksekusi ketika pasar mencapai kondisi yang telah ditentukan.
Jenis:
1. Plan Limit Order
• Ditempatkan di order book saat harga aktivasi tercapai.
• Contoh: Posisi long, harga sekarang 5.000, harga aktivasi 4.950, harga order 4.900 → Saat pasar mencapai 4.950, order beli 4.900 ditempatkan.
2. Plan Market Order
• Dieksekusi pada harga terbaik saat harga aktivasi tercapai.
• Contoh: Harga pasar turun ke 4.800, harga aktivasi 4.800, pilih order pasar → Dieksekusi segera pada harga terbaik.
Fitur:
• Sebelum harga aktivasi tercapai, margin tidak digunakan; setelah tercapai, margin dibekukan dan order dieksekusi.
• Cocok untuk trading otomatis, pembukaan posisi awal, atau strategi TP/SL.
3. Ringkasan Aturan Trading
• Limit Order: Cocok untuk trading presisi harga, bisa tereksekusi sebagian atau tertunda
• Opponent Price Order: Eksekusi cepat dengan harga pasar terbaik
• Market Order: Membuka/tutup posisi cepat, harga eksekusi bisa berbeda (slippage)
• Plan Order: Strategi otomatis berdasarkan kondisi pasar
Pengguna harus memilih jenis order yang sesuai dengan kondisi pasar dan strategi pribadi untuk mendapatkan hasil trading terbaik.