Untuk membantu pengguna memahami berbagai produk trading dengan lebih baik, berikut penjelasan mengenai konsep inti serta perbedaan utama antara trading spot dan trading kontrak (perpetual).
1. Apa itu Perdagangan Spot?
Perdagangan spot adalah transaksi beli/jual aset kripto dengan penyelesaian langsung, di mana pengguna benar-benar memiliki aset tersebut setelah transaksi selesai.
Pada dasarnya, ini adalah pertukaran aset nyata, misalnya menukar USDT dengan BTC atau ETH.
Karakteristik:
Setelah transaksi, Anda memiliki aset kripto secara nyata. Tidak menggunakan leverage. Keuntungan hanya diperoleh ketika harga naik.
2. Apa itu Perdagangan Kontrak (Perpetual Futures)?
Dalam perdagangan kontrak, Anda tidak membeli atau menjual aset kripto secara langsung. Anda memperdagangkan kontrak derivatif yang mencerminkan harga aset tersebut.
Memiliki kontrak berarti Anda setuju untuk melakukan penyelesaian berdasarkan pergerakan harga di masa depan, tanpa perlu memiliki kriptonya secara langsung.
Karakteristik:
Yang diperdagangkan adalah kontrak harga, bukan koin asli. Dapat menggunakan leverage. Dapat membuka posisi long (naik) atau short (turun). Keuntungan dan kerugian berasal dari selisih perubahan harga.
3. Perbedaan utama antara Perdagangan Kontrak dan Perdagangan Spot
1) Penggunaan Leverage
Perdagangan Spot:
Nilai aset yang dibeli harus setara dengan modal yang dimiliki.
Contoh:
Harga BTC = 45.000 USDT
Untuk membeli 1 BTC, Anda membutuhkan 45.000 USDT.
Perdagangan Kontrak:
Anda dapat menggunakan leverage untuk meningkatkan efisiensi modal.
Contoh:
Dengan leverage 100× →
Anda hanya membutuhkan 450 USDT sebagai margin untuk memegang posisi senilai 1 BTC.
⚠ Leverage memperbesar potensi untung, namun juga memperbesar risiko rugi. Gunakan dengan hati-hati.
2) Arah Perdagangan
Perdagangan Spot:
Hanya bisa membeli. Hanya bisa untung jika harga naik.
Perdagangan Kontrak:
Long → untung saat harga naik Short → untung saat harga turun Memberikan peluang keuntungan pada pasar naik maupun turun.
Karena itu, perdagangan kontrak tidak hanya cocok untuk menangkap peluang di pasar naik, tetapi juga untuk meraih keuntungan saat pasar turun atau untuk melakukan hedging (melindungi posisi).